Selasa, 27 September 2016

Saatnya Beraksi .... Jangan Mau GOLPUT, Gunakan Suaramu untuk PILKADA DKI 2017

Setelah melalui penantian yang cukup panjang dengan segala manuver politik, akhirnya DKI Jakarta sudah mengerucut kepada finalisasi bakal calon Gubernur DKI Tahun 2017 - 2022 yaitu

1. Anies Baswedan dan Sandiaga Uno
    diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera
2. Agus Harimurti Yudoyono dan Sylviana Murni
    diusung PAN, Partai Demokrat, PPP dan PKB
3. Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat
    diusung PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem dan Partai Hanura

Berdasarkan pantauan di lapangan suasana politik di Ibukota sudah mulai terasa menghangat. Pertarungan menuju kursi DKI 1 dan DKI 2 sangatlah penting karena akan menjadi barometer perpolitikan di tingkat nasional.

Antusias warga DKI Jakarta dalam menyambut PILKADA DKI ini juga cukup besar, dan diprediksi tingkat partisipasi warga dalam mengikuti PILKADA DKI tahun 2017 kedepan akan lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Geopolitik nasional dan di daerah juga dalam posisi wait and see melihat kesuksesan pelaksanaan PILKADA DKI tahun 2017.

Bayang-bayang kecurangan dan penggelembungan suara serta instabilitas situasi keamanan memang akan banyak menyita perhatian banyak kalangan terutama akan menjadi kerja extra keras para aparat penegak hukum dan penjaga keamanan. Untuk itu kami menghimbau kepada semua kalangan untuk tetap bersikap tenang dan tidak terprovokasi, serta harapan sikap profesionalisme serta independensi kepada pihak-pihak yang bertugas mengawal suksesnya pelaksanaan PILKADA DKI Tahun 2017.

Selasa, 28 Juli 2015

SOLO dan kesemrawutan tata kelola Taman Kota




Siapa yang tidak mengenal Kota SOLO, sebuah kota di jantung Provinsi Jawa Tengah dengan beragam cerita dan budaya. Kota SOLO atau Kota Surakarta adalah tempat kelahiran Presiden Indonesia yang ke 7 yaitu Bapak Ir. H Joko Widodo (Pak Jokowi). SOLO yang juga merupakan pusat dua kerajaan besar di tanah jawa yaitu Kasunanan dan Mangkunegaran adalah kota tua yang beranjak menjadi kota metropolitan yang berbasis budaya. The Spirit of Java ini semakin moncer ketika pemerintahannya dipegang oleh Pak Jokowi sebagai Walikota untuk 2 periode, sebelum beliau naik "pangkat pertama" menjadi Gubernur DKI Jakarta dan berhasil menjadi orang nomor 1 (satu) di Indonesia sebagai Presiden RI untuk masa jabatan tahun 2014 sampai dengan tahun 2015. Banyak prestasi yang telah beliau persembahkan untuk Kota SOLO diantaranya mengkampanyekan penghijauan di Kota SOLO terutama menghidupkan kembali taman kota seperti halnya ketika masa kepemimpinan Bapak HR Hartomo dengan slogan legendarisnya SOLO BERSERI.

Prestasi yang telah dibangun Pak Jokowi ini ternyata tidak bisa dipertahankan oleh penggantinya yang notabene pasangan beliau ketika menjabat sebagai Walikota yaitu Wakil Walikota Bapak FX Hadi Rudyatmo. Taman Kota yang dulu dikonsep rapi dan indah oleh Pak Jokowi , sekarang ini menurut pengamatan kami ketika mudik lebaran dari mulai tangal 14 Juli sampai dengan tanggal 24 Juli 2015 terlihat sangat kumuh dan terkesan tidak terawat. Hal ini bisa dilihat di sepanjang jalan Slamet Riyadi yang notabene urat nadi transportasi di Kota SOLO, taman kota di sepanjang jalan tersebut sangat mengecewakan sekali penampilannya. Hal serupa juga terlihat di seputaran Stadion Manahan, Taman Kota terlihat seperti kebun yang tidak terawat serta menimbulkan kesan jorok dan tidak rapi. Bukan tidak mungkin taman-taman kota di seluruh wilayah Kota SOLO mengalami hal yang sama yaitu tidak terawat, terkesan kumuh dan bisa jadi menjadi sarang penyakit. Selain tidak dirawatnya tumbuh-tumbuhan di taman-taman Kota SOLO secara periodik dan profesional, terindikasi pemilihan jenis tumbuh-tumbuhan juga terkesan alakadarnya, tanpa mempertimbangkan estetika dan kelangsungan kelestarian tumbuh-tumbuhan tersebut. Hal ini menimbulkan kesan asal taman, asal tumbuh dan asal garap saja sehingga kesan "njembrung" atau kumuh langsung tertangkap oleh mata kita. Pohon-pohon yang besar juga tidak dirapikan dengan konsep sehingga tumbuh liar dan seringkali mengganggu pengguna jalan ataupun mengganggu lampu lalu lintas/penerangan jalan.

Sangat disayangkan, prestasi yang telah dibangun Pak Jokowi dengan susah payah, karena repot dalam mengurusi pemerintahan menjadi alasan untuk tidak menjaga dan merawat prestasi tersebut. Padahal kalau Pemerintah Kota mau, dibawah kepemimpinan walikota sekarang seharusnya tinggal menjalankan dan meneruskan program yang ditinggalkan Pak Jokowi. 

Di sisi lain, tidak terawatnya taman kota ini akan berdampak kepada publikasi dan tercorengnya citra baik Kota SOLO baik di tinggal domestik maupun internasional. Taman kota adalah cerminan dari kepemimpinan kepala daerah, istilah kata taman kota adalah etalase terdepan dari citra suatu daerah. Jika kondisi ini terus dibiarkan bukan tidak mungkin lagi, banyak wisatawan yang akan enggan dan mengurungkan niatnya untuk berkunjung di Kota SOLO. Image Kota SOLO yang rapi dan bersih selama kepemimpinan Pak Jokowi akan tinggal kenangan dan makin hari Kota SOLO akan mulai dilupakan oleh masyarakat.

Minggu, 03 Maret 2013

(Evaluasi Otonomi Daerah) Jabatan Kepala Daerah yang Turun Menurun


saat ini muncul sebuah fenomena yang bisa katakan berimplikasi menurun apabila kita lihat dari kacamata otonomi daerah, dimana fenomena yang berkembang saat ini adalah pemilihan kepala daerah yang kecenderungannya turun menurun, .. bagaimana ini bisa terjadi dan bukankah pemilihan kepala daerah dilakukan secara demokratis yaitu pemilihan langsung dan sistem feodalisme sudah lama lenyap dan terdegradasi seiring dengan kemajuan jaman.

tidak bisa dipungkiri, bahwa masih banyak celah di peraturan hukum yang berlaku saat ini, yang memungkinkan sebuah dinasti kekuasaan tetap langgeng dalam bungkus demokrasi. Seperti contoh paling akhir yaitu pemilihan kepala daerah di salah satu kabupaten di jawa timur, dimana sang bapak telah 2 periode (10 tahun) memimpin daerah tersebut sebagai bupati, secara konstitusi beliau sudah tidak bisa dicalonkan lagi untuk jabatan yang sama, namun sang bapak tidak putus asa, di gadang-gadanglah anak nya dijadikan putera mahkota calon pengganti kekuasaannya meskipun masih bau kencur dan belum begitu berpengalaman, bermodalkan kesuksesan dan power sang bapak yang sudah mengakar mampu membutakan para pemilih dan menggiring massa untuk memilih sang putera mahkota tersebut menjadi pengganti dengan memenangkan pemilihan kepala daerah langsung.

selain daripada sistem perundangan yang masih longgar dalam mengatur dan membatasi politik dinasti ini, juga masih rendahnya pengetahuan masyarakat akan artinya kemampuan dan kualitas calon kepala daerah yang akan dipilih, sehingga lobang ini bisa dimanfaatkan beberapa pihak (tim sukses) dalam berbagai bentuk misalnya saja pendekatan represif kepada calon pemilih,  politik uang ataupun penggiringan opini masyarakat dengan background kesuksesan pendahulunya yang notabene ayah, suami, istri, kerabat sang calon kepala daerah.

kondisi inilah yang harusnya dipotret oleh pemerintah pusat guna mengatur lebih lanjut tentang fenomena politik dinasti. Kalau pemerintah pusat bisa membuat undang-undang anti trust, kenapa untuk yang satu ini tidak bisa, tinggal komitmen dan upaya positif pemerintah pusat saja yang tinggi untuk bisa membuat peraturan guna mengatur efek negatif dari fenomena jabatan kepala daerah yang hanya berputar di satu keluarga saja.

sumber foto : antaranews.com

Rabu, 10 Oktober 2012

Sejarah (Awal) Penjajahan di Bumi Nusantara




Sebuah ulasan sejarah yang cukup menakjubkan dimana Nusantara yang dulunya aman tentram dan damai, terusik dengan munculnya armada barat yang penuh kerakusan untuk mengeksploitasi apa yang tertanam, apa yang terkandung di bumi pertiwi. sekelumit informasi yang bisa menjadi referensi kita bersama atas pengungkapan sejarah penjajahan di Nusantara tercinta.

Inilah kisahnya:
Jauh sebelum Eropa terbuka matanya mencari dunia baru, warga pribumi Nusantara hidup dalam kedamaian. Situasi ini berubah drastis saat orang-orang Eropa mulai berdatangan dengan dalih berdagang, namun membawa pasukan tempur lengkap dengan senjatanya. Hal yang ironis, tokoh yang menggerakkan roda sejarah dunia masuk ke dalam kubangan darah adalah dua orang Paus yang berbeda. Pertama, Paus Urbanus II, yang mengobarkan perang salib untuk merebut Yerusalem dalam Konsili Clermont tahun 1096. Dan yang kedua, Paus Alexander VI.

Perang Salib tanpa disadari telah membuka mata orang Eropa tentang peradaban yang jauh lebih unggul ketimbang mereka. Eropa mengalami pencerahan akibat bersinggungan dengan orang-orang Islam dalam Perang Salib ini. Merupakan fakta jika jauh sebelum Eropa berani melayari samudera, bangsa Arab telah dikenal dunia sebagai bangsa pedagang pemberani yang terbiasa melayari samudera luas hingga ke Nusantara. Bahkan kapur barus yang merupakan salah satu zat utama dalam ritual pembalseman para Fir’aun di Mesir pada abad sebelum Masehi, didatangkan dari satu kampung kecil bernama Barus yang berada di pesisir barat Sumatera tengah.

Dari pertemuan peradaban inilah bangsa Eropa mengetahui jika ada satu wilayah di selatan bola dunia yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yang tidak terdapat di belahan dunia manapun. Negeri itu penuh dengan karet, lada, dan rempah-rempah lainnya, selain itu Eropa juga mencium adanya emas dan batu permata yang tersimpan di perutnya. Tanah tersebut iklimnya sangat bersahabat, dan alamnya sangat indah. Wilayah inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Nusantara. Mendengar semua kekayaan ini Eropa sangat bernafsu untuk mencari semua hal yang selama ini belum pernah didapatkannya.

Paus Alexander VI pada tahun 1494 memberikan mandat resmi gereja kepada Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol melalui Perjanjian Tordesillas. Dengan adanya perjanjian ini, Paus Alexander dengan seenaknya membelah dunia di luar daratan Eropa menjadi dua kapling untuk dianeksasi. Garis demarkasi dalam perjanjian Tordesilas itu mengikuti lingkaran garis lintang dari Tanjung Pulau Verde, melampaui kedua kutub bumi. Ini memberikan Dunia Baru—kini disebut Benua Amerika—kepada Spanyol. Afrika serta India diserahkan kepada Portugis. Paus menggeser garis demarkasinya ke arah timur sejauh 1.170 kilometer dari Tanjung Pulau Verde. Brazil pun jatuh ke tangan Portugis. Jalur perampokan bangsa Eropa ke arah timur jauh menuju kepulauan Nusantara pun terbagi dua. Spanyol berlayar ke Barat dan Portugis ke Timur, keduanya akhirnya bertemu di Maluku, di Laut Banda.


Sebelumnya, jika dua kekuatan yang tengah berlomba memperbanyak harta rampokan berjumpa tepat di satu titik maka mereka akan berkelahi, namun saat bertemu di Maluku, Portugis dan Sanyol mencoba untuk menahan diri. Pada 5 September 1494, Spanyol dan Portugal membuat perjanjian Saragossa yang menetapkan garis anti-meridian atau garis sambungan pada setengah lingkaran yang melanjutkan garis 1.170 kilometer dari Tanjung Verde. Garis itu berada di timur dari kepulauan Maluku, di sekitar Guam.

Sejak itulah, Portugis dan Spanyol berhasil membawa banyak rempah-rempah dari pelayarannya. Seluruh Eropa mendengar hal tersebut dan mulai berlomba-lomba untuk juga mengirimkan armadanya ke wilayah yang baru di selatan. Ketika Eropa mengirim ekspedisi laut untuk menemukan dunia baru, pengertian antara perdagangan, peperangan, dan penyebaran agama Kristen nyaris tidak ada bedanya. Misi imperialisme Eropa ini sampai sekarang kita kenal dengan sebutan “Tiga G”: Gold, Glory, dan Gospel. Seluruh penguasa, raja-raja, para pedagang, yang ada di Eropa membahas tentang negeri selatan yang sangat kaya raya ini. Mereka berlomba-lomba mencapai Nusantara dari berbagai jalur. Sayang, saat itu belum ada sebuah peta perjalanan laut yang secara utuh dan detil memuat jalur perjalanan dari Eropa ke wilayah tersebut yang disebut Eropa sebagai Hindia Timur. Peta bangsa-bangsa Eropa baru mencapai daratan India, sedangkan daerah di sebelah timurnya masih gelap.

Dibandingkan Spanyol, Portugis lebih unggul dalam banyak hal. Pelaut-pelaut Portugis yang merupakan tokoh-tokoh pelarian Templar (dan mendirikan Knight of Christ), dengan ketat berupaya merahasiakan peta-peta terbaru mereka yang berisi jalur-jalur laut menuju Asia Tenggara. Peta-peta tersebut saat itu merupakan benda yang paling diburu oleh banyak raja dan saudagar Eropa. Namun ibarat pepatah, “Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga”, maka demikian pula dengan peta rahasia yang dipegang pelaut-pelaut Portugis. Sejumlah orang Belanda yang telah bekerja lama pada pelaut-pelaut Portugis mengetahui hal ini. Salah satu dari mereka bernama Jan Huygen van Linschoten. Pada tahun 1595 dia menerbitkan buku berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, Pedoman Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis, yang memuat berbagai peta dan deksripsi amat rinci mengenai jalur pelayaran yang dilakukan Portugis ke Hindia Timur, lengkap dengan segala permasalahannya.

Buku itu laku keras di Eropa, namun tentu saja hal ini tidak disukai Portugis. Bangsa ini menyimpan dendam pada orang-orang Belanda. Berkat van Linschoten inilah, Belanda akhirnya mengetahui banyak persoalan yang dihadapi Portugis di wilayah baru tersebut dan juga rahasia-rahasia kapal serta jalur pelayarannya. Para pengusaha dan penguasa Belanda membangun dan menyempurnakan armada kapal-kapal lautnya dengan segera, agar mereka juga bisa menjarah dunia selatan yang kaya raya, dan tidak kalah dengan kerajaan-kerajaan Eropa lainnya.

Pada tahun 1595 Belanda mengirim satu ekspedisi pertama menuju Nusantara yang disebutnya Hindia Timur. Ekspedisi ini terdiri dari empat buah kapal dengan 249 awak dipimpin Cornelis de Houtman, seorang Belanda yang telah lama bekerja pada Portugis di Lisbon. Lebih kurang satu tahun kemudian, Juni 1596, de Houtman mendarat di pelabuhan Banten yang merupakan pelabuhan utama perdagangan lada di Jawa, lalu menyusur pantai utaranya, singgah di Sedayu, Madura, dan lainnya. Kepemimpinan de Houtman sangat buruk. Dia berlaku sombong dan besikap semaunya pada orang-orang pribumi dan juga terhadap sesama pedagang Eropa. Sejumlah konflik menyebabkan dia harus kehilangan satu perahu dan banyak awaknya, sehingga ketika mendarat di Belanda pada tahun 1597, dia hanya menyisakan tiga kapal dan 89 awak. Walau demikian, tiga kapal tersebut penuh berisi rempah-rempah dan benda berharga lainnya.

Orang-orang Belanda berpikiran, jika seorang de Houtman yang tidak cakap memimpin saja bisa mendapat sebanyak itu, apalagi jika dipimpin oleh orang dan armada yang jauh lebih unggul. Kedatangan kembali tim de Houtman menimbulkan semangat yang menyala-nyala di banyak pedagang Belanda untuk mengikut jejaknya. Jejak Houtman diikuti oleh puluhan bahkan ratusan saudagar Belanda yang mengirimkan armada mereka ke Hindia Timur. Dalam tempo beberapa tahun saja, Belanda telah menjajah Hindia Timur dan hal itu berlangsung lama hingga baru merdeka pada tahun 1945.Semoga menambah wawasan kita semua.

sumber : http://forum.viva.co.id/sejarah/226584-indonesia-di-jajah-3-5-abad-hanya-karena-sebuah-buku.html

Kamis, 26 Januari 2012

Fenomena Raja Kecil di Daerah ( Efek Otonomi Daerah)


Banyak kekhawatiran yang mulai muncul ke permukaan sebagai efek pelaksanaan otonomi daerah, semisal  membengkaknya belanja aparatur dibandingkan belanja untuk publik dalam APBD, kurang tanggapnya pemerintah daerah akan keinginan kemajuan pembangunan di daerah yang penanganannya tidak adil antara satu dengan yang lainnya.

Ada lagi fenomena yang tidak kalah serunya di daerah dimana jabatan kepala daerah, beberapa kepala dinas vital serta kepala DPRD nya adalah masih dalam satu lingkup klan keluarga. Hal ini mengingatkan kita seperti halnya pada saat jaman dahulu (jaman kerajaan) dimana pucuk pimpinan dikendalikan oleh satu keluarga besar.  Aturan yang masih bisa diakali membuat di beberapa daerah prosesi pergantian kepala daerah seperti hanya berkutat dari sang bapak, kemudian tongkat estafetnya di berikan kepada istri, dan setelah mapan sang anaklah yang akan menerima tongkat estafet berikutnya untuk menjadi kepala daerah. bukan hanya itu,beberapa kepala  dinas vital dan lembaga legislatif pun dikuasai oleh kerabat, sehingga seolah olah daerah tersebut sudah menjadi hak keluarga "x" secara turun temurun dan aman dari segi peraturan.

Akan kah indonesia akan kembali menjadi negara kerajaan seperti jaman Majapahit, Singosari dan Blambangan, mari kita saksikan bersama-sama ??

Kamis, 26 Mei 2011

Kota Semarang yang Menawan

Jikalau anda suka akan penjelajahan di bumi Nusantara ini, sekali waktu cobalah untuk mengeksplorasi Kota Semarang. Kota Semarang adalah Ibukota Provinsi Jawa Tengah yang terletak di tengah utara pulau jawa. Berbatasan dengan Kabupaten Kendal di sebelah barat, dan di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Kendal, di sebelah utara berbatasan langsung dengan Laut Jawa dan berbatasan dengan Kota Ungaran (Ibukota Kabupaten Semarang) di sebelah selatan.

di Kota Semarang ini akan kita temui keberagaman etnik yang hidup saling berdampingan dalam toleransi yang sangat tinggi. Sedikit berbeda dengan kota-kota di jawa tengah, kota Semarang termasuk yang memiliki penduduk etnis tionghoa yang cukup banyak. tidak heran jika pada saat perayaan tahun baru china atau imlek, Masyarakat Kota Semarang merayakannya dengan sangat meriah.

di Kota Semarang ini kita bisa temui berbagai tempat wisata sejarah misalnya trendmark kota Semarang yaitu Tugu Muda dan disebelahnya adalah Gedung Lawang Sewu (sangat terkenal sebagai tempat uji nyali = makhluk halus), selain itu agak ke barat selatan kita akan menemui Kuil Besar Peninggalan Laksamana Cheng Ho yang terkenal.

Selain itu Kota Semarang juga memiliki komplek kota bersejarah lengkap dengan bangunan bangunan tua model hindia belanda yang masih kokoh berdiri di KOTA TUA sebelah selatan Stasiun Kereta Tawang. Landmark baru kota semarang yaitu simpang lima adalah alternatif kunjungan untuk melihat keramaian semarang terutama di hari minggu dimana lapangan simpang lima dipenuhi jajanan khas semarang dan penjual barang-barang tradisional.

Makanan khas yang menjadi primadona adalah LUMPIA, TAHU GIMBAL, SOTO BANGKONG, GANJERIL, BANDENG PRESTO JUWANA dan masih banyak lagi, dijamin sesuai dengan kantong kita dan tidak terlalu mahal.

Senin, 02 Februari 2009

PT Petrosea Tbk Recruitment

PT Petrosea Tbk has been designing, building and mining in all corners of Indonesia since 1972 and today is recognized as one of Indonesia's leading engineering, construction and mining contractors. Thanks to the imagination and commitment of more than 1877 staff, Petrosea has secured a growing portfolio of projects throughout Indonesia and the region.

Our strategic shareholder and partner, Clough Limited (ASX:CLO) provides Petrosea with access and support to world class management and project delivery systems which allows Petrosea to deliver international excellence to the Indonesian market.

We are currently taking applicants for the following position:

SECURITY (STRATEGIC) COORDINATOR

Education: Bachelor Degree (S1) from any major in a recognized university..

Requirements:

1. Previous experience in a similar role preferably in multinational companies.
2. 15 years+ total working experiences on mining and oil & gas industry with preferably the last 5 years in a role closely related to this position.
3. Civilian background (not a military/police background) but good working knowledge on strategic security, safety and crisis management.
4. Good communication and presentation skills including report writing skills – English is mandatory.
5. Mastery in networking & liaising with industrial security forum, security advisory providers, formal/informal community leaders, Security Authority & Government officers, NGOs.
6. Strong ability to work independently at remote area, as well as part of a team.
7. Willing to be based in shared offices i.e. Jakarta Head Office and Balikpapan as centre of company operations and be frequently travelled to project sites.
8. Able to act as an advisor to, and become a business owner of, Petrosea Crisis Management.
9. Willing to participate in HSEQ monthly review meetings.
10. Willing to participate in HR monthly review meetings.
11. As necessary required participate in projects and Business Lines monthly review meetings.
Responsibilities:

1. Responsible for developingand maintainingthe implementation of company security strategy & crisis management plansin all location.
2. Accountable for implementation in area of responsibility and for team Security & Crisis Management Scorecard actions.
3. Accountable to develop a process to capture key issues related to potential security and crisis (Early warning system) and responsible to propose mitigation measures and actions to project team.
4. Responsible to establish and mantain communicationwith key local stakeholders including the authorities to bridging of their needs to the Project team.
5. Responsible to establish, develop and communicate good relation with local peoples and employees in order to improve industrial relationship.
6. Accountable to coordinate andarrangesecurity talks / communicationbetween sites / locations in order to enhance responsiveness against security issues.
7. Responsible to monitor and control mass people demonstration handlingactivities in order to ensure mass people demonstration is carried out in peace and under control.
8. Accountable to perform Intelligence / undercoveractivities when needed in order to gain wide range information regarding to critical issues such as demonstration plan, strike plan, sabotage plan, etc.
To apply for this position, please send your application together with a detailed resume including recent color photograph, and quoting in email subject: SECURITY (STRATEGIC) COORDINATOR to lavinia.budiyanto@petrosea.comin Microsoft Word format or Pdf, not more than 350kb.

ONLY QUALIFIED CANDIDATES WILL BE INVITED FOR INTERVIEW

Kamis, 15 Januari 2009

Kiat Sukses Meraih Durian Runtuh

FYI

Bagi temen-temen terutama yang dirumah dan dikantor banyak menghabiskan waktunya di depan computer dan on line internet, sudah saatnya kita mulai memikirkan bagaimana bias mengambil peluang/kesempatan yang ada dalam menambah pundit-pundi keuangan kita (apalagi sekarang sedang krisis keuangan global, maka perlu kiranya bagi kita untuk dapat menangkap peluang sekecil apapun).

Caranya sangat mudah :

Tahap pertama anda cukup klik : http://www.1dollarptc.com/index.php?ref=princess_aurellia

Tahap kedua anda isi register atau join.

Tahap ketiga : kalau sudah disetujui akan dikirim approval 1dollarptc lewat email anda, login. Catatan ketika login jangan lupa : klik (contreng) do not log dissession to my IP address (jika kita contreng ketentuan ini, kita bias log in di mana saja, sedangkan kalau tidak, maka kita hanya bisa buka di satu IP Address saja

Tahap keempat : klik earning area, kemudian klik di kolom paid to klik

Tahap ke lima : kita klik semua iklan yang tersedia, selama waktu yang telah ditentukan (indikasinya stop watch di sisi kanan layer), setelah stop watch hitung mundur selesai keluar perintah klik “sebuah nomor” pada layer kanan atas misalnya klik 7 pada angka 5876, maka klik angka 7 untuk tahap akhir melihat satu iklan, dan seterusnya biasanya per hari disediakan iklan sebanyak 200 buah untuk dapat di klik dengan besaran payment 1 s/d 5 dollar per iklan.

Tahap enam : jika anda ingin memberikan referral kepada teman anda cukup masuk ke : my account, kemudian klik : your downline, disitu terdapat alamat referral anda untuk dapat menjadi trigger informasi yang anda berikan kepada teman teman anda.


1dollarptc akan ditransfer kepada kita, setelah 5000 US Dollar, well semoga bermanfaat informasi yang saya berikan, semoga bermanfaat

Senin, 22 Desember 2008

Pesona Eksotis Kota Jayapura

Perjalanan kali ini, kita akan mengunjungi ibukota provinsi paling timur di Indonesia yaitu di Kota Jayapura. Dengan menempuh waktu perjalanan selama 6 jam dari Bandar Udara Soekarno - Hatta ke Bandar Udara Sentani (transit di Surabaya, Ambon dan Biak). Berangkat dari Jakarta pukul 12 malam (WIB) dan tiba di Sentani (Jayapura) pukul 08.00 (WITA). Begitu keluar dari badan pesawat langsung kita disambut dengan udara yang sejuk membuat kita cukup terhibur setelah perjalanan yang panjang.


Perjalanan ke downtown kota Jayapura kita tempuh dengan perjalanan darat dengan menempuh waktu satu setengah jam. Dalam perjalanan ke kota ini kita akan melewati beberapa daerah yang cukup elok dan menawan, diawali dengan menyusuri danau sentani yang masih asri, serta menyusuri bukit-bukit savana dan hutan-hutan khas papua yang tertata secara apik dan alami oleh kekuatan alam. Sesekali kita berpapasan dengan beberapa rombongan kecil penduduk asli yang membawa hasil hutan atau pertanian yang akan di jual di kota.


Mostly temperatur udara di kota jayapura tidak terlalu panas, hal ini didukung dengan struktur alamnya yang berbukit bukit. Setelah melakukan perjalanan yang cukup mengasyikkan tibalah kita di kota Jayapura. Kota Jayapura merupakan perpaduan dua alam yang berbeda, dimana sebagian wilayahnya di pesisir pantai, selebihnya berada di perbukitan. Pusat keramaian kota Jayapura terletak di dataran yang landai dan dekat dengan pantai, sedangkan kawasan pemukiman elite berada di dataran tinggi yang berbukit-bukit.


Akulturasi kebudayaan yang kental memang terasa di down town kota Jayapura, meskipun demikian mayoritas dominasi budaya Irian masih tetap terasa di sana sini. Obyek wisata di kota Jayapura sangat beragam, bagi yang memiliki hobi memancing, kita bisa menyalurkan hobi ini dengan menyewa kapal kecil dan memancing di teluk papua, namun jika ingin mendapatkan hasil tangkapan yang besar maka arahkanlah kapal di lautan lepas. Kalau ingin memancing air tawar, maka pilihannya memancing di danau sentani. Khas wisata memancing di indonesia timur dimana kekayaan hayati dalam hal ini ikan sangatlah berlimpah ruah.


Bosen dengan wisata bahari, kita bisa menuju perbukitan di sekeliling kota Jayapura dan obyek wisata utamanya adalah di lokasi pemancar televisi tepat di dekat tulisan : Selamat Datang di Jayapura, dari sini kita bisa menikmati pemandangan indah kota Jayapura dari atas bukit (paling bagus waktu malam), selain itu di kawasan perumahan elite kita juga bisa menikmati gemerlapnya kota Jayapura (downtown) di malam hari.


Untuk jajanan khas Papua, hampir mirip dengan makanan khas dari Maluku yaitu bubur sagu dengan disiram kuah sop ikan, selain itu makanan khas ikan juga

Senin, 01 Desember 2008

Indahnya Wisata di Maluku Utara

Kita pasti sudah sering membaca dan mengenal perihal kerajaan kerajaan bersejarah di bumi pertiwi ini. Beberapa diantaranya terletak di Kepulauan Maluku Utara sebut saja Kerajaan Ternate dan Kerajaan Tidore. Bagaimana bisa muncul 2 (dua) kerajaan besar nun jauh disana memang masih menjadi tanda tanya bagi sebagian besar pembaca sejarah.

Pertanyaan serupa juga sempat terlintas di kepala saya, sampai suatu saat saya diberi kesempatan untuk mengunjungi provinsi seribu pulau di ujung timur laut Indonesia. Begitu menginjakkan kaki di kota ternate, saya sudah bisa merasakan hawa sejuk khas kepulauan di nusantara ini, smell good dan fresh air menyapa kita di sepanjang perjalanan dari bandara ke pusat kota ternate.

Jejak sejarah kebesaran Kerajaan Ternate tersebar di seluruh pelosok pulau, bangunan bangunan kuno nan kokoh menjadi satu daya tarik tersendiri kota Ternate. Rumah kuno peninggalan sejarah bersandingan dengan kemewahan peradaban dunia memang tak bisa dipungkiri bersaut silang mendominasi down town kota Ternate.

Di pinggir kota, masih jelas dominasi peninggalan sejarah berupa rumah rumah kuno yang masih terawat baik oleh penghuninya berpadu serasi dengan pekarangan yang luas nan asri. Pulau dimana kerajaan Ternate berdir merupakan perpaduan sempurna antara Gunung Gamalama yang dikelilingi oleh lautan yang masih perawan.

Perpaduan daya tarik pegunungan dan pantai yang mengumpul menjadi satu itulah Kota Ternate (Kerajaan Ternate). Ada satu selat cantik yang memisahkan antara kota Ternate dan kota Tidore. Bagi para pemancing mania, sepanjang selat ini adalah surganya memancing bagi para pemula dan tempat memancing terbaik di dunia untuk kelas expert berada di sebelah utara Ternate tepatnya di pesisir samudera pasifik yaitu satu pulau besar dalam wilayah administratif Kab. Halmahera Utara.

Jika Ternate memberikan pesona perkotaan khas kerajaan kerajaan tempo dulu, maka Tidore memberikan pesona lain sebuah kerajaan besar. Tidore bisa disebutkan tempat lahirnya raja-raja besar dari timur yang memiliki jangkauan kekuasaan hingga Irian Barat. Sedikit berbeda dengan Kerajaan Ternate, Kerajaan Tidore bisa dibilang peninggalan bersejarahnya sudah banyak yang hilang, rusak dan musnah, yang tertinggal hanyalah balairung kerajaan Tidore yang masih terpelihara dan terjaga kondisinya. Tidore sendiri memberikan satu nuansa yang unik dan menarik, dimana khas wisata Tidore adalah wisata alam hutan nan hijau dan asri.

Tidore tidak terlalu padat penduduknya jika dibandingkan di Ternate. Sebagian besar wilayah Tidore adalah perbukitan dan berhutan lebat. Satu daerah di Tidore berada di lereng tertinggi pegunungan tersebut adalah tempat pembiakan tanaman tanaman langka yang dikelola secara tradisinal oleh penduduk kampung tersebut.

Perjalanan dari Ternate ke Tidore PP cukup ditempuh selama 1/2 jam perjalanan by perahu boat. Gelombang selat yang memisahkan Ternate dan Tidore kadangkala bersahabat kadangkala liar tergantung musim angin yang berhembus.

Berbicara mengenai memancing, ikan laut dan perjalanan wisata dengan kapal, di kepulauan maluku utara tepatnya di Ternate dan Tidorelah tempatnya, secara kasat mata ketika kita menyusuri pantai di kedua tempat tersebut dapat kita lihat ikan ikan bergerombol berenang kesana kemari dalam jumlah yang banyak tak terkira.

Jika anda sempat berkunjung ke Ternate sempatkanlah untuk mampir di salah satu rumah makan terkenal di Ternate dan melihat Pulau Maitara tepat di hadapan anda ( Pulau yang tergambar di uang Rp. 1000,-)

Tak mengherankan jika dahulu di Ternate dan Tidore terdapat 2 (dua) kerajaan besar yang mampu berdiri kokoh dikarenakan dukungan alam nya yang indah,kaya dan gemar ripah loh jinawi.

Minggu, 13 Januari 2008

Indonesia the most beautiful islands in the world

If you are a traveller who want explore a nature spot, you can go through to Indonesia. In Indonesia, you will find a lot of interesting place you can visit. From Sabang Island (the western part of Indonesia) until Town of Merauke, Papua (the eastern part of Indonesia), you will find many beautiful tourism spot mostly a nature spot. Indonesia, land of God/Godes have a lot of potential place you can explore. Indonesia had a lot of traditional culture and it can be triggers for your inspiration.


Today, the government of indonesia relouch one big event call visit indonesia 2008 (celebrating 100 years of nation’s awakeing). On 2008, the government of indonesia in coordianting with indonesian tourism department have a blue print plant for celebrating this event. During 2008, the government support tourism program in all around indonesia spot area. Tourism department have a target to invide more than 7 milion traveller from all around the world. The tourism department coordinate all association of transportation, association of hotels and association of show bisnis to success this program.


Indonesia government also support for the visitor, such of make some well infrastructure like gratifying mass transportation, international airport, highway, hotels, and the important is about good security in all tourism spot.


You can visit Indonesia from many international airports we have, for example if you want visit in western part of Indonesia you can take a flight to Polonia international airport in Medan, North Sumatera. If you want visit in central part of Indonesia, flight to Soekarno-Hatta international airport in Jakarta The Capital of Indonesia, and If you want visit of eastern part of Indonesia, I suggest you take a flight to Ngurah Rai International Airport in Denpasar, Bali.In this event (Visit Indonesia 2008), the visitor will pampered with a lot of discount, new trip and also pampered with public service sociability in every spot area.



You can get many special offer and trip from travel agent, hotel and many more. Just relax, indonesia is a beautiful country, one of the save place in the world with a cheap cost of life. So, why don’t you visit indonesia now, you can get a lot of trip with a limited budget

Senin, 05 November 2007

Solo, Surganya Wisata Kuliner Bagian II

Semenjak acara kuliner membooming di beberapa televisi swasta, sedikit banyak memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kuliner didaerah khususnya makanan khas daerah yang selama ini terpinggirkan dengan adanya fast food industry semisal Kentucky Fried Chicken, Wendy's, Dunking Donuts dan masih banyak lagi.

Saya sendiri sebelumnya juga termasuk bagian dari masyarakat post modern yang terseret arus modernisasi yang terhanyut untuk meninggalkan sisi tradisionalitas dalam diri ini. Sedikit banyak kita mulai lupa dengan keanekaragaman kekayaan budaya tradisional digantikan segala sesuatu yang berbau modern and western lifestyle, termasuk soal makanan dan kuliner sudah mulai banyak yang lupa.

Ucapan spesial terimakasih kepada Pak Bondan yang telah memperkenalkan wisata kuliner bagi masyarakat indonesia secara umunya, dan khususnya para pecinta kuliner dalam "membangunkan" kesadaran kita akan khasanah budaya kuliner dalam negeri yang sangat lezat, tidak kalah dengan produk luar dan yang jelas "mak nyus"

Solo, tempat kelahiran saya memang menempati posisi kunci dalam wisata kuliner saat ini, tercatat cukup banyak makanan atau jajanan tradisional yang bercita rasa luar biasa. Sebut saja soto kuali, bami toprak, selat, trancam, pecel dan masih banyak lagi.

Kali ini kita akan membahas lebih detail beberapa makanan dan jajanan khas yang paling banyak diminati wisatawan kuliner baik dari dalam maupun luar negeri :
  • Serabi Notosuman.

Serabi Notosuman ini terletak di daerah Kratonan, toko dan gerai produksinya menjadi satu sehingga pengunjung dapat langsung melihat proses pemasakannya, kita juga bisa order yang sedang dalam proses pemasakan. Rasa srabi notosuman memang "cihui" banget, legit, lembut, baunya harum dan mak nyus. Untuk menuju ke sana kita bisa lewat dari pasar klewer ke timur setelah per empatan kedua belok kanan terus sampai ke perempatan ke dua belok kanan, pas gerai srabi notosuman di kanan jalan.

  • Tahu Kupat

khazanah makanan yang satu ini patut untuk dikunjungi, terletak di sebelah masjid solihin, dekat dengan hotel sahid. makanan ini terdiri dari irisan tahu, ketupat, bakwan, mie kuning, irisan kul dibasahi dengan kuah kental yang lezat dan bercita rasa. Harganya pun cukup murah per satu piring antara Rp 4 ribu sampai Rp. 6 ribu saja. Tahu kupat yang enak juga bisa kita temui di dekat pasar Kadipolo (+/- 250 m dr pasar ke timur) di jl dr radjiman.

  • Bakmi Toprak

Makanan ini jarang ditemui bahkan di kota, makanan ini termasuk makanan yang berlemak, berisi sosis, daging lemak sapi, mie kuning, irisan kul, karak atau rambak, kuah soup, kecambah dan irisan tahu dan tempe. Yang paling terkenal bakmi toprak ada dua di dekat masjid mankuyudan, laweyan dan satu lagi bakmi toprak dekat lapangan kartopuran.

Sebetulnya masih banyak makanan dan jajanan khas Solo yang masih belum terdeskripsi disini, di kesempatan depan akan kita lanjutkan dengan wisata kuliner makanan dan jajanan khas Solo lainnya.

Rabu, 31 Oktober 2007

Sedia "Rakit" Sebelum Hujan

Dalam beberapa minggu terakhir ini, hampir di semua kawasan Indonesia mengalami musim penghujan, yang berarti perlu banyak persiapan untuk mengantisipasi segala kemungkinan buruk akibat perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan. Seperti biasa, pemkot DKI Jakarta akan bekerja extra keras di awal awal musim penghujan ini dengan melakukan berbagai hal semisal normalisasi aliran sungai di Jakarta dan sekitarnya, memperbaiki bendungan bendungan mini penampung limpahan air hujan serta rehabilitasi saluran air, gorong-gorong dan pintu pintu air.

Namun seperti biasa, banjir sudah menjadi "kutukan" bagi kota metropolitan Jakarta, terbukti berbagai usaha pemkot dalam mengendalikan air hujan sepertinya sia sia belaka, karena masih saja di beberapa tempat di Jakarta akan tetap tergenang banjir baik itu karena hujan yang deras atau pun banjir kiriman dari kota kota satelit Jakarta.

Terlepas dari kurang maksimalnya usaha Pemkot DKI jakarta dalam mengatasi banjir ini, kita musti sadar bahwa penanganan banjir ini bukanlah tugas Pemkot semata. Sebagai warga Jakarta yang menginginkan keamanan dan kenyamanan lingkungan serta lepas dari "derita" banjir ini selayaknya kita juga memberikan sumbangsih. Sedikit sumbangsih kita dalam mencegah banjir seperti halnya membuang sampah tidak di sembarang tempat, membersihkan aliran got/parit di dekat rumah kita secara rutin dari sampah, pastilah akan memberikan dampak positif dalam mencegah banjir minimalnya di lingkungan kita.

Selain itu, pihak Pemkot DKI Jakarta hendaknya mampu berkoordinasi dengan pemkot atau pemda di sekitarnya dalam upayanya mencegah banjir seperti halnya mencegah daerah resapan air (Bogor, Depok, Tangerang) untuk tetap terpelihara dan bukan "digadaikan" untuk membangun Vila, Perumahan Mewah ataupun Bungalow demi "sejumlah uang".
Jikalau kondisi sekarang ini masih saja dipertahankan dalam status quo ataupun tidak ditindaklanjuti, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan, setiap musim hujan tiba, warga Jakarta sudah harus siap dengan rakit, pelampung ataupun perahu untuk jaga jaga terkena banjir bandang.

Selasa, 30 Oktober 2007

Asam Manisnya Bisnis Permen

Bisa dibilang permen atau kembang gula adalah satu sub produk makanan pelengkap yang simpel namun menyimpan potensi pasar yang cukup menggiurkan. Dalam perkembangan sejarah kembang gula di tanah air bisa kita ketahui bahwa life time suatu brand name produk kembang gula tidaklah panjang.

Patah tumbuh hilang berganti, mungkin itulah perumpamaan yang mungkin pas kita tujukan untuk pasar kembang gula di tanah air. Begitu satu produk lama mulai redup di pasaran maka akan muncul produk baru yang akan menggantikan kedudukannya. Boleh jadi produk kembang gula baru tersebut adalah produk lama namun di re lounch dengan kemasan baru bahkan dengan merk baru. Trick and Tip semacam ini mostly dijalankan oleh perusahaan permen di tanah air.Saat ini banyak sekali macam ragam kembang gula yang ditawarkan di pasaran dan masing-masing memiliki keunggulan komparatif guna menarik minat konsumen untuk membelinya.

Jikalau kita teliti lebih dalam permen ata kembang gula ini dibagi menjadi 2 kelopok besar yaitu hard candy dan soft candy. Dari dua kelompok besar ini bisa dipecah atau didifersifikasi lagi menjadi beberapa kelompok kembang gula yaitu :
  1. Hard Candy
  2. Chewy Gum
  3. Soft Candy
  4. Liquid Candy
  5. Mix Hard and Soft Candy

Untuk pilihan rasa, kembang gula dibagi menjadi :

  1. Coffee Candy
  2. Fruit Candy
  3. Herbal Candy
  4. Tea Candy
  5. Milk Candy
  6. Chocolate Candy
  7. Tammarind Candy

Begitu banyak pilihan kembang gula yang ditawakan di pasaran memang memberikan satu petunjuk bahwa pasar kembang gula cukuplah manis untuk dicicipi. Pasalnya dalam pasar permen atau kembang gula saat ini masih memberikan satu keuntungan yang cukup signifikan bagi para pelaku bisnis ini.

Selain itu market share di Indonesia memang cukup besar dalam arti potensi pasar untuk menyerap produk permen ini sangatlah menjanjikan.Beberapa product leader permen yang cukup mampu menguasai pasar kembang gula di tanah air tercatat sebagai berikut :

  1. Coffee Candy --> Kopiko
  2. Herbal Candy --> Hexos, Golia, Relaxa
  3. Fruit Candy --> Sugus, Tango
  4. Tammarind Candy --> Gulas,
  5. Milk Candy --> Sugus
  6. Chocolate Candy --> Alpenliebe

Namun seiring perkembangan jaman, beberapa leader product kembang gula sedikit demi sedikit tergerus dengan munculnya banyak produk kompetitor baru yang siap menggantikan kedudukannya, salah satu produk baru unggulan yang cukup diperhitungkan semisal : Lotte, Tamarind, Milkita, dan masih banyak lagi produk yang secara kualitas dan kuantitas siap bersaing dengan market leader.Jadi bisa kita simpulkan, dengan memperhatikan pangsa pasar yang potensial dan banyaknya produk yang ditawarkan di pasar kembang gula ini menunjukkan bahwa pasar produk ini cukuplah manis untuk digeluti dan dinikmati.

Ice Man sang Fenomenal

Usai sudah perhelatan akbar pertandingan Formula I tahun season 2007, begitu banyak kejadian luar biasa terjadi selama musim kompetisi tahun ini. Persaingan yang super ketat sepertinya sudah menjadi bagian penting di tiap season formula 1. Bahkan sampai di akhir musim kandidat jawara formula I untuk kategori pembalap masih diperebutkan 3 pembalap.
Siapa yang mengira bahwa sang "Ice Man", Kimmi Raikonnen bisa menjadi jawara di kelas super bergengsi ini, padahal kalau dilihat sampai dengan paruh tengah kompetisi, peolehan point sang Ice Man jauh dari yang diharapkan.
Memang dewi fortuna sedang berpihak kepada Kimmi Raikonnen dan Ferrari sebagai tunggangannya, pasalnya sampai dengan menjelang akhir kompetisi duo pembalap McLaren yaitu Fernando Alonso dan Hamilton menempati posisi ke 2 dan 1 klasemen sementara. Namun dengan kepiawaiannya Kimmi mampu mempecundangi kedua pembalap tangguh McLaren tersebut dengan memenangi seri pamungkas di Inter Lagos Brazil dan memaksa Fernando Alonso terdepak di posisi ke 3 dan Hamilton (sang kandidat) terperosok di urutan ke 7.
Hasil di Inter Lagos ini memang merupakan buah manis dari kekompakan antara Kimmi Raikonnen sebagai pembalap pertama dengan Felipe Massa sebagai pembalap Ferrari pendukung kesuksesan Kimmi Raikonen.
Dalam season ajang formula 1 tahun 2007 ini (sebanyak 17 seri kejuaraan) Kimmi berhasil naik podium sebanyak 12 kali dan 6 diantaranya menjadi juara 1 (pertama).

Senin, 29 Oktober 2007

Solo, Surganya Wisata Kuliner

Siapa yang tidak mengenal Solo, saya rasa hampir setiap orang di Jakarta jika kita tanya mengenai Solo pastilah sedikit banyak mengenalnya. Solo alias Kota Surakarta yang terletak di "jantung Pulau Jawa" ini memang memiliki banyak potensi wisata yang perlu dieksplorasi lebih mendalam.
Solo yang terkenal dengan pusat kerajaan atau "kutho projo" Surakarta Hadiningrat dan Mangkunegaran ini juga memiliki banyak potensi wisata lainnya yang cukup menggiurkan untuk dinikmati, tidak salah lagi Solo memberikan satu wisata kuliner yang patut untuk dipertimbangkan.
Kondisi Solo yang ber background kutho projo Surakarta Hadiningrat ini memang sedikit banyak mempengaruhi cita rasa dan selera makanan/masakan di Solo. Terbukti banyak sekali keanekaragaman makanan dan masakan lezat yang dapat kita temui dan nikmati di hampir seluruh penjuru sudut kota Solo.
Beberapa makanan dan masakan yang cukup dikenal hampir di seluruh pelosok tanah air adalah sebagai berikut :
  1. Nasi Liwet (bisa kita temui di hampir seluruh pelsok pasar tradisional dan modern di solo yang paling terkenal adalah Nasi Liwet Wongso Lemu di daerah Keprabon)
  2. Sate Buntel (tersedia hanya di beberapa tempat penjualan sate kambing misalnya di sate kambing pasar jongke, dan sate kambing di daerah pasar kliwon)
  3. Tahu Kupat (bisa kita dapatkan di pasar kembang, masjid solihin, cemani dan dekat pasar kabangan)
  4. Cabuk Rambak (sudah jarang ditemui, paling banyak muncul pas iedul fitri, banyak dijajakan di pasar kembang, pasar gede dan beberapa pasar tradisional yang berskala kecil)
  5. Wedangan (tempat nongkrong dan jajanan khas Solo, paling disarankan : wedangan lingkar selatan di pasar kembang, wedangan pak kumis di manahan, wedangan pak gerok depan smp ursulin dan masih banyak lagi)
  6. Wedang Kacang (sudah jarang dijajakan di daerah pasar pon dan keprabon)
  7. Bakmi Toprak (bisa didapatkan di daerah kartopuran dan mangkuyudan)

Sebenarnya masih banyak lagi makanan dan masakan khas Solo yang dijamin akan memuaskan lidah kita, dan satu hal lagi ber wisata kulier di Solo dijamin tidak akan menguras kantong pundi pundi kekayaan kita dikarenakan harga harga makanan cukup terjangkau plus biaya hidup di Solo yang relatif murah, so pastikan jika anda penikmat wisata kuliner untuk tidak melewatkan wisata kuliner di kota Solo.